Termenung dipeluk malam


30-7-12
Source Pict : 2404fmd.wordpress.com
                Waktu yang takkan berubah dari posisinya. Begitu  terus berputar tanpa ada yang bergnati. Siapa yang dapat memutarnya kearah yangsalah. Antar dni hari dan menjelang pagi aku dipeluk hingga terbangundirasa lemahku.  Sekitar jam 4.12 aku terbangun oleh gedoran pintu untuk kesekkian kalinya berulang, mungkin sampai matahri terebenam ketika takbir akbar. Yang pastinya akan merubah setiap pola hidupku.ajakan bg aku untuk sahuur, menyuruhku unntuk membeli roti saj. Lekas aku tanpa menuggu lagi, 3 buah langsung aku membelinya tepat di burjo depan. Air panas atas dispenser yang telah aku hidupkan, untuk aku membuat segelas susu coklat yang ditemani roti yang telah aku buat tadi.glgek, kuteguk sudah susu itu bersamaan dengan roti isi anggur.ahhh, ada rasa anyir diperut serasa ingin muntah. Namun ku paksakan saja.
                Sahur yang telah lenyap, terkulai dalam riang menuggu hari esoknya untuk membayar uang spp yang telah dinerikan ayahku. Alam serasa bergoyang menggebu menggelitik hati. Aku merinding ketika uang tunai yang aku ambli dari atm sekitar 4 juta. Separuh hati menangis tersedu. Dalam sesak aku terbayang dan terus bermimpi bahwa “aku akan membayar semua ini ayah,” dengan kebahagiaan yang tak terlakkan untukmu nanti, “anganku terus bergelora untuk semangat demi cita. Impian yang akan membuat ayah nanti bahagia.sontak aku menangi walau dalam hati.
                Berlebih dalam semangat, berbagai seorang motivator yang aku dengar bahwa walau kita bukan siapa2, tap jika rajin dan melebihkan dari semangat2 mereka. Jadi tunggu saja siapa yang lebih cepat, tinggal bagaimana cara cerdas untuk setiap yang kita latih.
                Keadaan tak mandi, hanya muka yang ku lumprkan dengan garnier yang pastinya setiap hari membersihkan muka kusam dan penuh debu. Karna air yang selalu aku guyurkan begitu sejuk tak mampu aku tahan. Biarlah aku tenag tanpa dingin yang mengganggu.
                Jalan kaki aku menuju arah ruang dekan untuk mengambil sura dispensasi.celakanya malah belum di tanda tangan bapaknya.” Gimana kalo besok?,:pintanya.yah besok saya sudah sampai dipare buk,”sahutku membalas.S.langsung saja diambil kertas yang telah berisi tanda tangan dan disalin ulang kembali.”akhirnya,”pikirku bersyukurr.soalnya biar lebih tenang besok. Tanpa tunggu langsung aku ke direktorat sampai aku lupa bahwa di a;no nitip pesen untuk bilanh bahwa anak baru makai toefl atau nggak?.tanyanya tadi. Habis aku membayar itulah aku kembali lagi keruang direktorat.
                Hari yang bernasib sama seperti sebelumnya waktuku yang habis ditelan oleh durasi film2 yang ingin aku tonton. Begitulah seterusnya hingga waktu sore begitu ceppat pikirku. Waktu telah menuggu untukk dikumandang menuju pangiilan untuk berbuka, sebelumnya aku mampir ke ATM, untuk persediaan nanti saat aku membeli tiket. Aku beli 2 mizone di alfamart, dan gorengan ditepi jalan untuk bukaaan. Sebelum nyampai ternyata sudah berbuka duluan. Sigap aku berlayar menuju kos.  Berhenti sejejnak untuk menikmati mizonenya, Alhamdulillah,”syukurku mengucap. Kulanjutkan jalan. Dan sampai sudahh,  langsung aku lahap semu, berdua  ding dengan abg.
                Tak berselang lam, akupun pergi menuju kentungan, karna nanti dijemput disana.setengah 8 pun teerlewat padahal janjinya tadi setengah 8.
                Terdiam aku termenung, kanan kiri melihat sang hawa lalu lalang. Aku yang terus berharap bisa kenal, maukah mera menghampiriku atau berpikir untuk memandangku sejenak melihat faraskuntahlah yang jelas hati yang terus marah dalam rasa takut, ketika jodoh yang teringinkan tak pelak menginginkanku.
                Sesantai disana, terlihat 2 wanita yang datang mengunjungi circle K tersebut..tak tahu ingin membeli apa mereka, yang jelas aku hanya melihat wanita berbaju putih, wajah yang putih merona,bibir lipsglos bergitu menawan. Cantiik banget bak artis remaja,”pikirku.ya sudahlah, pasti hanya terbayang saja, mana berani aku berontak untuk berkenalan, setidaknya untuk ngetahui namanya.siapa ya dia? Hatiku penuh Tanya dan terus berharap. Dai yang kelur tepat duduk didepan serongku. Ingin sekali ku pandang lama tapi gengsi terus memuncak melempar batinku. Aku bagai terus diancam hal yang tidak2.goblok1.
                TAK LAMA TELP YANG BERDERING, SOPIR YANG MENYURUHKU UNTUK DIDEPAN MENUNGGU., DAN AKU BILANG “JADINYA DI KM 4,5 DEPAN CIRCLE k PAK,”JAWABKU.
                TERLIHAT MOBIL YANG KEDAP-KEDIP LAMPUNYA,”MUNGKIN  ITU DIA,” DALAM LAMUNANKU. TERNYATA IYA. HANYA  ADA   1 ORANG DISANA.HINGGA SEKRANG TEPAT DISEBELAHKU CEWEK YANG KURANG BEGITU JELAS FARASNYA HADIR DI IMAJINASIKU. APAKAH AKU BERANI BERCENGKRAMA DENGANNYA??





SILAHKAN COPY JIKA ARTIKEL INI MENARIK NAMUN HARAP CANTUMKAN SUMBERNYA




Artikel terkait:

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

terima kasih telah berkunjung sobat.
Silahkan komentar,kritik dan sarannya
setidaknya tegur sapa.heheh