Merajam Menuju Kesempurnaan


29-7-12
source Pict : HeartMahdiba Blog
                Pintu tergedor keras, tersentak tak tau arah higga aku membuka mata dalam posisi yang begitu tak berdaya. Perlahan aku berkata “ya, tunggu dulu, jawabku lemas.perlahan aku berdiri dan tertatih dalam langkah.eeeeeek, bunyi pintu saat bg aku ingin masuk.”lah makan ang,ko tinggal 20 menit lai nyo”sontak abgku yang mengingatkanku sahur.”alun lai, bekolah sabanta lai, kataku mengelak. Lantas bg aku keluarnternyata ke burjo. Saat kembali dia membawakan 2 buah roti, “makan pakai susu,”uangkapnya. Bergegas namun terlihat lemas aku menyiapkan susu sambil kubuka roti tadi. Santai saja aku memakannya.
                Terkulai dan terbangun di tengah hari sampai waktu yang robek hingga ayam yang dengan setia menghabiskan sisa rezekiku. Sekita jam 9 aku terbangun melangkah dengan rasa eneg dimulut. Ku ambil langsung plastic yang berisi peralatan mandi, hanya gigi saja yang aku gosok agar terasa nyaman di lidah.huuua, segar,”desah nafasku.badanku tersa begitu melemah dan tak terkendali seperti biasanya. Kurasa, aku kurang merawat setiap pola makanku dengan baik. Tv yang pertama kali ku hidupkan saat aku langsung terbaring kembali sambil mencari tayangan apa yang menarik. Begitu saja waktu yang aku habiskan hingga sampai hampir tengah hari. Terpikir olehku untuk membaca ebook novel, kuhidupkan laptop acer yang super lemot, kira2 ada 7 menitan menunggu proses loading agar stabil. Langsung saja ku putar lagu dan mengalunkan naluri santaiku sampai mendengar kata2 jelas, karna aku juga ingin melatih ilmu bahasa inggrisku..
                Waktu dan menit yang berlalu dalam imajinasi yang ku jalankan atas apa yang aku tonton, karna ini juga demi impian yang mengalir setinggi langit ke tujuh. Terlihat lebay memang, namun setidaknya jika tak sampai langit ke tujuh masih bisa menggapai yang ke-6,5 dst.
                Bergejolak aku santai melihat adegan berbagai film yang menegangkan, yang pertama film berjudul abduction, kisah seorang anak penjahat yang itu bapaknya dan agent CIA ibunya. Namu saying, ibunya telah meninggal saat ia berumur 6 tahun. Saat itu ia bermimpi bahwa papanya sendiri yang telah membunuh ibunya. Suatu ketika semua berjalan tenang, orang tua angkatnya yang adem ayem hingga terus melatih anak adopsi 1/1nya itu dengan keras agar bisa menjaga dirinya nanti. Namun sontak ia selalu berkonsultasi kepad psikiater yang sekaligus mantan agent yang berprofesi untuk menjaganya. Hidupnya memang terasa gelisah, karna ketika dia berada dirumah dia seperti merasa bahwa orang tuanya adalah bukan orang tua kandungnya. Saat di kampus, dia mendapat tugas mencari berita yang saat itu partnernya adalah tetangganya sendiri seorang perempuan cantik,slim, rambut panjang dan pirang. Perempuan itu lantas mengerjakan tugasnya itu, yang dia membahas tema tentang anak hilang. Banyak pilihan, dia menceritakan sambil bergurau bahwa daftar orang hilang yang ia lihat adalah mirip dengan setiap yang dikatakanny. Dan mulailah konflik terjadi saat foro terakhir yang perempuan itu menganggap bahwa pria itu mirip dengannya. Dipandang selalu denga teliti oleh pria itu, kecurigaan dia selama ini benar bahwa dia bukan anak kandung dari orang tuanya. 


SILAHKAN COPY JIKA ARTIKEL INI MENARIK NAMUN HARAP CANTUMKAN SUMBERNYA




Artikel terkait:

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

terima kasih telah berkunjung sobat.
Silahkan komentar,kritik dan sarannya
setidaknya tegur sapa.heheh