Tampilkan postingan dengan label Manajemen Teknologi Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen Teknologi Informasi. Tampilkan semua postingan

Soal Yang perlu diterapkan BPR


Soal :
Menurut pendapat anda, apa yang dimaksud dengan Business Process Reengineering (BPR) ?

Business Process Reengineering (BPR) merupakan sebuah proses analisis dan desain ulang alur kerja dalam dan antar perusahaan atau  sebuah organisasi



Perusahaan seperti apa yang perlu diterapkan BPR?
Apabila kemudian diterapkan BPR, kemajuan apa yang akan dirasakan oleh perusahaan?

Jawaban :
Perusahaan yang perlu menerapkan BPR adalah perusahaan yang pada dasarnya terstruktur dan memiliki cabang-cabang antar daerah salah satu contoh yang saya kira menerapkan BPR adalah BANK.
Penerapan BPR pada BANK tersebut memberi dampak positif salah satunya adalah semua hal (baik itu transaksi tunai maupun via internet, via ATM) dapat dijalankan dan saling terhubung antara satu daerah dengan daerah lain (dalam hal ini pusat bank tersebut) sehingga segala bentuk aktifitas tersebut bisa dikontrol dengan baik dan system kerjanya lebih efisien.



SILAHKAN COPY JIKA ARTIKEL INI MENARIK NAMUN HARAP CANTUMKAN SUMBERNYA

Definisi dan manfaat COBIT


MTI Tugas 2
Nama : Fajar Noverdian
NIM : 10523467
Apa itu COBIT ?
COBIT(Common Objectives for Information and Related Technology) adalah panduan standar terbuka didalam praktik manajemen teknologi informasi
Manfaat dari COBIT
a. Dapat membantu auditor, manajemen and pengguna ( user ), dengan cara membantu menutup kesenjangan antara kebutuhan bisnis, risiko, kontrol, keamanan, melalui peningkatan pengamanan dan mengontrol seluruh proses TI.
b. COBIT dapat memberikan arahan ( guidelines ) yang berorientasi pada bisnis, dan karena itu business process owners dan manajer, termasuk juga auditor dan user, diharapkan dapat memanfaatkan guideline ini dengan sebaik-baiknya.
Audit Guidelines: Berisi sebanyak 318 tujuan-tujuan pengendalian yang bersifat rinci ( detailed control objectives ) untuk membantu para auditor dalam memberikan management assurance dan/atau saran perbaikan.
Management Guidelines: Berisi arahan, baik secara umum maupun spesifik, mengenai apa saja yang mesti dilakukan.
Lebih lanjut, auditor dapat menggunakan Audit Guidelines sebagai tambahan materi untuk merancang prosedur audit. Singkatnya, COBIT khususnya guidelines dapat dimodifikasi dengan mudah, sesuai dengan industri, kondisi TI di Perusahaan atau organisasi Anda, atau objek khusus di lingkungan TI.
c. COBIT memberikan Anda kontrol dengan mana Anda dapat mengukur proses yang terkandung dalam ISO 17799 dan ITIL dan yang dapat dimanfaatkan untuk perbaikan proses.
http://khair2120.wordpress.com/2011/01/31/cobit-dan-it-governance/


SILAHKAN COPY JIKA ARTIKEL INI MENARIK NAMUN HARAP CANTUMKAN SUMBERNYA