Definisi Kompensasi dan UMR



Kompensasi adalah seluruh imbalan yang diterima karyawan atas hasil kerja karyawan tersebut pada organisasi. Kompensasi bisa berupa fisik maupun non fisik dan harus dihitung dan diberikan kepada karyawan sesuai dengan pengorbanan yang telah diberikannya kepada organisasi / perusahaan tempat ia bekerja.
Perusahaan dalam memberikan kompensasi kepada para pekerja terlebih dahulu melakukan penghitungan kinerja dengan membuat sistem penilaian kinerja yang adil. Sistem tersebut umumnya berisi kriteria penilaian setiap pegawai yang ada misalnya mulai dari jumlah pekerjaan yang bisa diselesaikan, kecepatan kerja, komunikasi dengan pekerja lain, perilaku, pengetahuan atas pekerjaan, dan lain sebainya.
Para karyawan mungkin akan menghitung-hitung kinerja dan pengorbanan dirinya dengan kompensasi yang diterima. Apabila karyawan merasa tidak puas dengan kompensasi yang didapat, maka dia dapat mencoba mencari pekerjaan lain yang memberi kompensasi lebih baik. Hal itu cukup berbahaya bagi perusahaan apabila pesaing merekrut / membajak karyawan yang merasa tidak puas tersebut karena dapat membocorkan rahasia perusahaan / organisasi.
Kompensasi yang baik akan memberi beberapa efek positif pada organisasi / perusahaan sebagai berikut di bawah ini :
a. Mendapatkan karyawan berkualitas baik
b. Memacu pekerja untuk bekerja lebih giat dan meraih prestasi gemilang
c. Memikat pelamar kerja berkualitas dari lowongan kerja yang ada
d. Mudah dalam pelaksanaan dalam administrasi maupun aspek hukumnya
e. Memiliki keunggulan lebih dari pesaing / kompetitor
Macam-Macam / Jenis-Jenis Kompensasi Yang Diberikan Pada Karyawan :
1.      Imbalan Ektrinsik

a. Imbalan ektrinsik yang berbentuk uang antara lain misalnya :
- gaji
- upah
- honor
- bonus
- komisi
- insentif
- upah, dll
b. Imbalan ektrinsik yang bentuknya sebagai benefit / tunjangan pelengkap contohnya seperti :
- uang cuti
- uang makan
- uang transportasi / antar jemput
- asuransi
- jamsostek / jaminan sosial tenaga kerja
- uang pensiun
- rekreasi
- beasiswa melanjutkan kuliah, dsb
2. Imbalan Intrinsik
Imbalan dalam bentuk intrinsik yang tidak berbentuk fisik dan hanya dapat dirasakan berupa kelangsungan pekerjaan, jenjang karir yang jelas, kondisi lingkungan.
Kompensasi merupakan balas jasa yang diberikan dinas pendidikan dan sekolah kepada tenaga kependidikan, yang dapat berupa uang atau gaji dan mempunyai kecenderungan diberikan secara tetap. Pemberian ini bisa juga berupa tunjangan, fasilitas perumahan, kendaraan dan lainnya. Masalah kompensasi ini sangat sensitive karena menjadi pendorong seseorang untuk bekerja, juga berpengaruh terhadap moral dan disiplin kerja.
Realisasi keadilan dalam pemberian kompensasi dalam sebuah lembaga dapat dimungkinkan dengan tindakan penilaian jabatan (job evaluation). Hal ini adalah suatu cara sistemik dalam menghargai nilai masing-masing jabatan dalam hubungannya dengan jabatan lainnya dalam lembaga tersebut. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pemberian upah adalah pendidikan, pengalaman, tanggungan, kemampuan lembaga, keadaan ekonomi, kondisi-kondisi pekerjaan.erja, pekerjaan yang menarik, dan lain-lain.
Beberapa item kompensasi
Suatu organisasi seringkali memilih lebih dari satu rencana item kompensasi yang didasarkan pada prestasi. Beberapa dasar penetapan
rencana ganda dalam organisasi adalah:
 (a) suatu rencana untuk masing-masing tingkatan dalam organisasi
 (b) suatu rencana untukmasing-masing departemen atau fungsi dalam organisasi
 (c) suatu rencana untuk masing-masing rentang prestasi
Faktor-faktor yang mempengaruhi system kompensasi
Sistem pemberian kompensasi oleh organisasi kepada karyawan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor ini merupakan tantangan setiap organisasi untuk menentukan kebijaksanaan kompensasi untuk karyawaan. Faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut:
a. Produktivitas
b. Kemampuan untuk membayar
c. Kesediaan untuk membayar
d. Suplai dan permintaan
e. Organisasi karyawan
f. Berbagia peraturan dan perundang-undangan.



Pengaruh lingkungan eksternal pada kompensasi
Diantara faktor-faktor yang mempengaruhi upah dan kebijakan kompensasi adalah sesuatu yang berada diluar perusahaan, seperti: pasar tenaga kerja, kondisi ekonomi, peraturan pemerintah, dan serikat pekerja.
a. Pasar tenagakerja
Pasar tenaga kerja mempengaruhi desain kompensasi dalam dua cara: pertama, tingkat persaingan tenaga kerja sebagai menentukan batas rendah atau floor tingkat pembayaran. Jika tingkat pembayaran suatu perusahaan terlalu rendah, tenaga kerja yang memenuhi syarat tidak akan bersedia bekerja di perusahaan itu.
b. Kondisi ekonomi
Salah satu aspek yang juga mempengaruhi kompensasi sebagai salah satu factor eksternal adalah kondisi-kondisi ekonomi industry, terutama derajat tingkat persaingan, yang mempengaruhi kesanggupan untuk membayar perusahaan itu dengan gaji tinggi.
c. Peraturan pemerintah
Pemerintah secara langsung mempengaruhi tingkat kompensasi melalui pengendalian upah dan petunjuk yang melarang peningkatan dalam kompensasi untuk para pekerja tertentu pada waktu tertantu, dan hukum yang menetapkan tingkat tarip upah minimum, gaji, pengaturan jam kerja, dan mencagah diskriminasi.
d. Serikat pekerja
Pengaruh eksternal penting lain pada suatu program kompensasi kerja adalah serikat kerja, kehadiran serikat kerja di perusahaan sector suwasta diperkirakan meningkatkan upah 10 sampai 15 persen dan menaikkan tunjangan sekitar 20 sampai 30 persen .
Serikat pekerja sudah cendrung untuk menjadi penentu untuk upah , manpaat dan meningkatkan upah kondisi kerja.

 Pengaruh lingkungan internal pada kompensasi
Sebagai tambahan terhadap pengaruh eksternal pada kompensasi yang telah dibahas, ada beberapa faktor internal yang mempengaruhi upah: ukuran, umur, anggaran tenaga kerja perusahaan dan siapa yang dilibatkan untuk membuat keputusan untuk organisasi.
Dengan begitu hanya anggaran tenaga kerja yang dan siapa yang membuat keputusan akan dibahas dibawah ini:
a. Angaran tenaga kerja
Anggaran tenaga kerja secara normal, identik dengan jumlah uang yang tersedia untuk kompensasi karyawan tahunan. Tiap-tiap perusahaan dipengaruhi oleh ukuran tenaga kerja.
b. Siapa yang membuat keputusan
Kita lebih mengetahuai siapa yang membuat keputusan kompensasi dinading sekitar bebrapa faktor lain, tetapi masalah ini bukan suatu hal sederhana. Keputusan atas beberapa banyak yang harus dibayar, system apa yang dipakai, manfaat apa untuk di tawarkan, dan sebagainya, dipengaruhi dari bagian atas hingga bawah perusahaan.

 Kompensasi pelengkap
Jenis kompensasi yang berbentuk upah atau gajih seperti telah dibicarakan diatas adalah kompensasi langsung. Artinya kompensasi langsung dikaitkan dengan prestasi dan hasil kerja para karyawan.disamping kompensasi langsung, beberapa organisasi mengembangkan program-program kompensasi tidak langsung. Yang dimaksudkan kompensasi tidak langsung adalah pemberian kompensasi yang tidak dikaitkan langsung dengan prestasi kerja para karyawan. Kompensasi ini juga disebut kompensasi pelengkap, karena berfungsi untuk melengkapi kompensasi yang telah diterima karyawan melalui gajih atau upah.
Alas an-alasan pentingnya pengembengan kompensasi pelengkap ini antara lain:
a. Adanya organisasi karyawan yang semakin kritis untuk menuntun hak mereka sebagai pekerja atau karyawan.
b. Persaingan yang ketat diantara para organisasi, sehingga untuk mempertahankan karyawan yang berperestasi menuntut adanya kompensasi pelengkap ini.
c. Kenaikan biaya hidup sebagai akibat dari perkembangan lingkungan ekonomi akan menuntut adanya pemberian kompensasi pelengkap.
d. Dikeluarkannya pearaturan-peraturan atau perundang-undangan oleh pemerintah yang mengatur kesejahteraan buruh atau karyawan akan menuntut organisasi itu untuk menyesuaikan diri.
Kompensasi pelengkap ini bukan saja bermanpaat bagi karyawan akan tetapi juga memepunyai pengaruh positif secara tidak langsung kepada organisasi yang bersangkutan. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain sebagai berikut:
a. Meningkatkan semangat kerja dan kesetiaan karyawan terhadap organisasi.
b. Menurunkan jumlah obsesi para karyawan dan menurunkan perputaran kerja.
c. Mengurangi pengaruh organisasi karyawan terhadap kegiatan organisasi.
d. Meminimalkan biaya-biaya kerja lembur, yang berarti mengefektifkan prestasi kerja karyawan.
e. Mengurangi adanya intervensi pemerintah dalam rangka penyelenggarakan kesejahtaraan karyawan.
Bentuk kompensasi pelengakp berbeda-beda, demikian juga istilahnya pun tiap organisasi berbeda-beda, misalnya, yang menyebut program pelayan, pembayaran diluar gaji/upah, benefit (keuntungan) karyawan, dan ada yang menyebutnya pemberian tunjangan, tetapi juga masih tepatnya pemberian gaji/upah maksimum karyawan yang bersangkutan tidak bekerja.

 Tahapan menetapkan kompensasi
Untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut, perlu diikuti tahapan-tahapan manajemen kompensasi seperti berikut:
Tahap 1 : mengevaluasi tiap pekerjaan, dengan menggunakan imformasi analisis pekerjaan. Untuk menjamin keadilan internal yang didasarkan pada nilai relative setiap pekerjaan.
Tahap 2 : melakukan usrvei dan upah dan gaji untuk menentukan kradilan eksternal yang didasarkan pada upah pembeyaran di pasar kerja.
Tahapan 3: menilai harga tiap pekerjaan untuk menentukan pembeyaran upah yang didasarkan pada keadialan internal dan eksternal.

 

 Informasi Upah Minimum Regional (UMR) Tahun 2010, 2011


Berikut Informasi Upah Minimum Regional (UMR) atau Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang telah dikeluarkan masing-masing Regional atau Kabupaten yang bersangkutan.
Propinsi
Kabupaten
Sektor
2010
2011
2012
Bali
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Bali
Kabupaten Badung
Non Sektor
0
Bali
Kabupaten Bangli
Non Sektor
0
Bali
Kabupaten Buleleng
Non Sektor
0
Bali
Kabupaten Gianyar
Non Sektor
0
Bali
Kabupaten Jembrana
Non Sektor
0
Bali
Kabupaten Karangasem
Non Sektor
0
Bali
Kabupaten Klungkung
Non Sektor
0
Bali
Kabupaten Tabanan
Non Sektor
0
Bali
Kota Denpasar
Non Sektor
0
Bangka Belitung
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Banten
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Banten
Kabupaten Lebak
Non Sektor
0
0
Banten
Kabupaten Pandeglang
Non Sektor
0
0
Banten
Kabupaten Tangerang
Non Sektor
0
Banten
Kota Cilegon
Non Sektor
0
0
0
Banten
Kota Tangerang
Non Sektor
0
0
0
Banten
Kota Serang
Non Sektor
0
0
Bengkulu
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
DI Yogyakarta
Non Kabupaten
Non Sektor
0
DKI Jakarta
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Gorontalo
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Jambi
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Cirebon
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Garut
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Indramayu
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Karawang
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Karawang
Tekstil / Garmen
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Karawang
Lain – Lain
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Kuningan
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Majalengka
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Majalengka
Tekstil / Garmen
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Majalengka
Lain – Lain
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Majalengka
Perdagangan / Jasa
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Purwakarta
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Purwakarta
Tekstil / Garmen
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Purwakarta
Lain – Lain
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Subang
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Subang
Manufaktur
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Sukabumi
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Sukabumi
Tekstil / Garmen
0
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Sumedang
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Tasikmalaya
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kota Bandung
Non Sektor
0
Jawa Barat
Kota Banjar
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kota Bekasi
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kota Bekasi
Tekstil / Garmen
0
0
Jawa Barat
Kota Bekasi
Otomotif
0
0
Jawa Barat
Kota Bogor
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kota Cimahi
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kota Cirebon
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kota Depok
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kota Sukabumi
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kota Tasikmalaya
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Bandung
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Bandung Barat
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Bekasi
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Bogor
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Ciamis
Non Sektor
0
0
Jawa Barat
Kabupaten Cianjur
Non Sektor
0
0
Jawa Tengah
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
0
Jawa Tengah
Kabupaten Banjarnegara
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Jepara
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Karanganyar
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Kebumen
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Kendal
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Klaten
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Kudus
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Magelang
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Pati
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Pekalongan
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Pemalang
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Banyumas
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Purbalingga
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Purworejo
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Rembang
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Semarang
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Sragen
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Sukoharjo
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Tegal
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Temanggung
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Wonogiri
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Wonosobo
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Batang
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kota Magelang
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kota Surakarta
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kota Salatiga
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kota Semarang
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kota Pekalongan
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kota Tegal
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Blora
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Boyolali
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Brebes
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Cilacap
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Demak
Non Sektor
0
Jawa Tengah
Kabupaten Grobogan
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kabupaten Bangkalan
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Banyuwangi
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Blitar
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Bojonegoro
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kabupaten Gresik
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Gresik
Perdagangan / Jasa
0
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Jember
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kabupaten Jombang
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Kediri
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kabupaten Lamongan
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kabupaten Lumajang
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Madiun
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Magetan
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Malang
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kabupaten Mojokerto
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kabupaten Mojokerto
Lain – Lain
0
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Nganjuk
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Ngawi
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Pacitan
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Pamekasan
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kabupaten Pasuruan
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kabupaten Probolinggo
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Sampang
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Sidoarjo
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kabupaten Sumenep
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kabupaten Tuban
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kota Batu
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kota Blitar
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kota Kediri
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kota Madiun
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kota Malang
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kota Mojokerto
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kota Pasuruan
Non Sektor
0
Jawa Timur
Kota Probolinggo
Non Sektor
0
0
Jawa Timur
Kota Surabaya
Non Sektor
0
Kalimantan Barat
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Kalimantan Selatan
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Kalimantan Selatan
Non Kabupaten
Pertambangan
0
0
Kalimantan Selatan
Non Kabupaten
Makanan / Minuman
0
0
Kalimantan Selatan
Non Kabupaten
Keuangan / Asuransi
0
0
Kalimantan Selatan
Non Kabupaten
Perdagangan / Jasa
0
0
Kalimantan Tengah
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Kalimantan Tengah
Non Kabupaten
Pertambangan
0
0
Kalimantan Timur
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
Kepulauan Riau
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Kepulauan Riau
Kota Batam
Non Sektor
0
0
Lampung
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
Lampung
Kabupaten Tulang Bawang
Non Sektor
0
0
Lampung
Kota Bandar Lampung
Makanan / Minuman
0
0
Maluku
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Maluku
Non Kabupaten
Pertambangan
0
0
Maluku
Non Kabupaten
Makanan / Minuman
0
0
Maluku
Non Kabupaten
Perminyakan
0
0
Maluku
Non Kabupaten
Perdagangan / Jasa
0
0
Maluku
Kabupaten Buru
Perdagangan / Jasa
0
0
Maluku Utara
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
0
Nangroe Aceh Darussalam
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
Nangroe Aceh Darussalam
Kota Banda Aceh
Otomotif
0
0
0
Nusa Tenggara Barat
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
Nusa Tenggara Timur
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Papua
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
Papua
Non Kabupaten
Pertambangan
0
0
Papua
Non Kabupaten
Perminyakan
0
0
Papua
Non Kabupaten
Properti / Real Estat
0
0
Riau
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Sulawesi Barat
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
0
Sulawesi Selatan
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Sulawesi Tengah
Non Kabupaten
Non Sektor
0
Sulawesi Tengah
Kota Palu
Non Sektor
0
0
Sulawesi Tenggara
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
Sulawesi Tenggara
Non Kabupaten
Pertambangan
0
0
Sulawesi Tenggara
Kota Kendari
Non Sektor
0
0
Sulawesi Tenggara
Kota Kendari
Lain – Lain
0
0
Sulawesi Utara
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
0
Sumatera Barat
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
Sumatera Selatan
Non Kabupaten
Non Sektor
0
0
Sumatera Selatan
Non Kabupaten
Pertambangan
0
0
Sumatera Selatan
Non Kabupaten
Perdagangan / Jasa
0
0
Sumatera Utara
Non Kabupaten
Non Sektor
0








SILAHKAN COPY JIKA ARTIKEL INI MENARIK NAMUN HARAP CANTUMKAN SUMBERNYA




Artikel terkait:

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

terima kasih telah berkunjung sobat.
Silahkan komentar,kritik dan sarannya
setidaknya tegur sapa.heheh